Rasa cemburu biasanya muncul dari rasa iri atau dengki yang mendalam. Kadang-kadang, rasa iri ini tersembunyi di balik “harga diri”… so waspada yah!!!
Bertopeng “harga diri”, kita merasa bahwa kita tahu segala sesuatu yang terjadi. Contohnya saja, kita berprasangka buruk mengenai si dia tanpa bukti yang akurat. Prasangka negatif ini bila terus dikobarkan bisa-bisa Anda akan merasakan cemburu buta dalam diri Anda. Padahal belum tentu apa yang Anda pikirkan tentang dia itu benar adanya.
Antisipasi yang dapat dilakukan agar tidak cemburu buta adalah buang rasa “sok tahu akan segala hal di dalam diri Anda”. Gantilah rasa tersebut dengan menanamkan di hati bahwa hanya Allah-lah yang mengetahui segala sesuatu.
Solusi bila Anda tidak mau cemburu buta, ingat-ingatlah bahwa hanya Dialah yang Maha Mengetahui segala sesuatu!“Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebagian kamu lebih banyak dari sebagian yang lain. Bagi orang laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita [pun] ada bagian dari apa yang mereka usahakan. Dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS an-Nisa [4]:32)
Innallaha kana bikulli syay’in ‘alima (Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS an-Nisa [4]:32))

@mas edi > malu knp y??
BalasHapuscz ak merasa spt yg km tuliss ituu...
Hapus*malu sambil nutupin muka ini pake tutup panci...
ohh,,, he he
Hapuslagi masak po? kok nutupnya pake panci?
heheh.. ga masak, lha wong mw masak gas nya kosong abis... hehehe..
HapusYa diisi lg,, hbd itu msk lg... he
Hapushehe.. kemaren dh mulai masak sendiri.. but, cm masak telor dadar doank.. hehe..
Hapusoh,, y gpp mas,, bsk tgl masak menu lain. telor ceplok y mas,, he he
Hapus